Rumah tongkonan ini dianggap sebagai ibu di tana toraja sedangkan
bapakya adalah alang sura (lumbuh padi) . rumah tongkonan memiliki tiga bagian
di dalamnya yaitu bagian utara,selatan dan
tengah. Tengalk, yaitu ruang di bagian utara yaitu sebagai ruang tamu
dan tempat anak-anak tidur, serta tempat menaruh sesaji. Ruang sambung, yaitu
ruangan sebelah utara merupakan ruangan untuk kepala keluarga namun juga
dianggap sebagai sumber penyakit. Ruangan yang terakhir, yaitu ruangan
bagian tengah yang disebut Sali. Ruang ini berfungsi sebagai ruang makan,
pertemuan keluarga, dapur, serta tempat meletakkan orang mati. Utara merupakan
arah yang penting bagi rumah adat tongkonan dan masyarakat Tana Toraja. Semua
rumah tongkonan menghadap ke utara. Utara dan ujung atap yang berdiri berjejer
mengarah ke utara merupakan lambing bahwa leluhur mereka berasal dari utara dan
di waktunya nanti mereka akan berkumpul kembali di utara.
Tongkonan Layuk atau Tongkonan Pesio’ Aluk, Tongkonan Pekaindoran
atau Pekaindoran, dan Togkonan Batu A’riri merupakan jenis tongkonan yang
memiliki fungsi secara khusus. Pertama, Tongkonan Layuk atau Tongkonan Pesio’
Aluk, yaitu tempat untuk menciptakan dan menyusun aturan-aturan sosial
keagamaan.Jenis kedua Tongkonan Pekaindoran atau Pekamberan atau Tongkonan
kaparengngesan, yaitu Tongkonan yang berfungsi sebagai tempat pengurus atau
pengatur pemerintahan adat, berdasarkan aturan dari Tongkonan Pesio’ Aluk.
Tongkonan Batu A’riri yang berfungsi sebagai tongkonan penunjang.
Kepala kerbau tak bisa dipisahkan dari rumah adat tongkonan.
Kepala kerbau menjadi ciri khas dari rumah tongkonan. Kepala kerbau tersebut
ditempel di depan rumah dan tanduk-tanduk kerbau pada tiang utama di depan
setiap rumah. Di sisi barat dipasang rahang kerbau yang pernah di sembelih. Di
sisi kanan yang menghadap ke arah timur dipasang rahang babi. Semakin banyak
jumlah tanduk kerbau yang terpasang di depan rumah semakin tinggi pula derajat
keluarga tersebut. Tanduk kerbau di depan tongkonan melambangkan kemampuan
ekonomi keluarga yang mendiami rumah tersebut saat upacara penguburan anggota
keluarganya.Kerbau dikurbankan dalam jumlah yang banyak setiap upacara adat di
Toraja seperti pemakaman. Tanduk kerbau yang dikurbankan kemudian dipasang pada
tongkonan milik keluarga bersangkutan. Semakin banyak tanduk yang terpasang di
depan tongkonan maka semakin tinggi pula status sosial keluarga pemilik rumah
tongkonan tersebut.
Aluk To Dolo merupakan empat warna dasar, yaitu hitam, merah,
kuning, dan putih mewakili kepercayaan asli Toraja. Kematian dan kegelapan
dilambangkan dengan warna hitam, sementara kuning melambangkan anugerah dan
kekuasaan ilahi. Merah merupakan warna darah yang melambangkan kehidupan
manusia. Sementara daging dan tulang dilambangkan dengan warna putih yang
artinya suci.Tongkonan milik bangsawan Toraja berbeda dengan dari orang
umumnya. Yaitu pada bagian dinding, jendela, dan kolom, dihiasi motif ukiran
yang halus, detail, dan beragam. Ada ukiran bergambar ayam, babi, dan kerbau,
serta diselang-seling sulur mirip batang tanaman.Keunikan yang terdapat di
rumah tongkonan ialah tidak digunakannya unsur logam (seperti paku) dalam
pembuatan tongkonan. Rumah adat tongkonan akan terus dibangun dan didekorasi
ulang oleh masyarakat Toraja. Hal itu bukan karena alasan perbaikan tetapi
lebih untuk menjaga gengsi dan pengaruh dari kaum bangsawan. Pembangunan
kembali rumah tongkonan akan disertai upacara rumit yang melibatkan seluruh
warga dan tidak jauh berbeda dengan upacara pemakaman.
Lucky Club Casino Site - Lucky Club Casino Games
BalasHapusLucky Club Casino is an online casino that offers a full range of games including Roulette, Blackjack, luckyclub.live Slots, Video Poker, Video Rating: 3.9 · 6 votes
Betway Casino & Hotel - Mapyro
BalasHapusBetway Casino 평택 출장안마 & 김포 출장마사지 Hotel is a new name in downtown Chicago and in 여수 출장샵 the area. The sportsbook is part 파주 출장샵 of 서산 출장마사지 a partnership between MGM Resorts International and the